Minimarket yang beroperasi di seluruh wilayah di Kabupaten Bekasi ternyata tidak semuanya memiliki izin. Badan Penananaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Bekasi mencatat baru 102 minimarket yang memiliki izin.
Menurut Kepala Bidang Sosial Ekonomi pada Badan Penanaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Bekasi, Efendi Nasir, minimarket yang belum mengantongi izin operasional dinilai sangat merugikan Pemkab. Hal ini, jelas bisa mengurangi PAD Kabupaten Bekasi, salah satunya dari pajak minimarket.
Meski begitu, Efendi mengakui pihaknya tidak memiliki data valid mengenai total jumlah minimarket yang ada di Kabupaten Bekasi. Selain itu, pihaknya tidak bisa mengambil langkah untuk melakukan pendapataan apalagi memberikan sanksi terhadap minimarket yang tidak berizin.
“Karena kalau dilihat tupoksinya maka yang memiliki kewenangan ada di bidang Evdal (Evaluasi dan Pengendalian-red) kalau kita sifatnya hanya sekedar menerbitkan izin saja,” ucapnya.
Sementara Hamid, petugas bagian pelayanan di bidang Sosial Ekonomi pada BPMPPT Kabupaten Bekasi menjelaskan untuk mendapatkan izin usaha minimarket ada mekanisme dan persyaratan yang harus dipenuhi seperti ijin tetangga, domisili, SIUP, NPWP, TDP, IUTM, STPUW dan beberapa persyaratan lainnya.
Salah satu minimarket yang diduga belum mengantongi zin adalah yang berada di Jalan Lingkar Sukatani, tepatnya di Gandu, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani. “Karena memang nggak ada, izinnya belum masuk ke kita,” kata Hamid.
Sumber : http://poskotanews.com/2017/06/02/baru-102-minimarket-di-kabupaten-bekasi-miliki-izin/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar